Showing posts with label Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Otomotif. Show all posts

LAPORAN PRAKTEK LISTRIK OTOMOTIF MERANGKAI DAN MEMERIKSA SISTEM PENGISIAN KONVENSIONAL

AzrevDreams - AzrevDreams - Haloo guys ..... kali ini saya akan memebagikan laporan praktek teknik otomotif khususnya teknik kendaraan ringan, laporan ini dibuat agar siswa - siswi memahami teori yang sudah diajarkan oleh guru otomotif.

Laporan praktek merupakan tugas yang diberikan oleh guru-guru otomotif guna menambah nilai pelajaran yang di ajarkan. Pada kali ini saya akan membagikan Laporan Praktek Otomotif yang berjudul "Merangkai dan Memeriksa Sistem Pengisian Konvensional".



LAPORAN PRAKTEK L.O

Nama : 
Kelas :
Tanggal :
Judul : Merangkai dan Memeriksa Sistem Pengisian Konvensional


I. Tujuan Praktek

  1. Siswa dapat merangkai sistem pengisian konvensional.
  2. Siswa dapat melakukan pemeriksaan output alternator.
  3. Siswa dapat melakukan pemeriksaan kemagnetan pada rotor coil.
  4. Siswa dapat melakukan pemeriksaan circuit lampu kontrol pengisian baterai.
II. Alat dan Bahan
  1. Multitester
  2. Kabel
  3. Baterai
  4. Trainer sistem pengisian konvensional
III. Keselamatan kerja
  1. Siswa dan siswi di wajibkan memakai wearpack.
  2. Saat praktek siswa/siswi dilarang bercanda.
  3. Untuk keselamatan siswa/siswi tidak boleh berkuku panjang dan berambut panjang.
  4. Kerjakan pekerjaan dengan mengikuti petunjuk yang telah diberikan.
IV. Dasar Teori

Merangkai sistem pengisian konvensional.

V. Petunjuk Langkah Kerja

Rangkailah sistem pengisian konvensional pada trainer sesuai gambar dibawah ini!



IV. Pembahasan
  • Pemeriksaan circuit lampu kontrol pengisian batterai 
  1. Kunci kontak "ON"
  2. Start mesin, hidupkan beberapa saat dan naikan mesin.
  3. Bila kunci kontak "ON" lampu kontrol akan menyala.
  4. Setelah mesin hidup lampu akan mati.
  5. Bila lampu kontrol tidak bekerja dengan baik periksa sirkuit pengisian.
Hasil Pemriksaan : 
NB : Di sini merupakan hasil yang telah diperiksa dari masing-masing circuit kamu.

Lampu kontrol menyala pada saat di"ON" dan pengisian menghasilkan medan magnet dan pada saat pengisian berjalan lampu mati.
  • Pemriksaan Kemagnetan pada Rotor Coil.
Hasil Pemriksaan : 

NB : Di sini merupakan hasil yang telah diperiksa dari masing-masing rotro coil kamu.

Rotor Coil menghasilkan medan magnet pada saat lampu kontrol hidup/kunci kontak pada posisi "ON".
  • Pemeriksaan Output Alternator
Dengan menggunakan multitester, clem positif ke terminal B alternator dan clem negatif ke masa(selector di DCV 50). Tegangan kerja voltage regulator = 13,8 - 14,8 V

Hasil Pemriksaan : 

NB : Di sini merupakan hasil yang telah diperiksa dari masing-masing output alternatorkamu.

Pemriksaan output alternator tegangan kerja voltage regulator 10 V.

IV. Kesimpulan

Setelah saya mengikuti praktek dengan teman-teman saya sangat senang, karena saya mendapatkan ilmu baru dari sistem pengisian konvensional dan juga saya bisa merangkainya. Dengan praktek yang saya ikuti saya dengan teman-teman dapat bekerja sama untuk pemeriksaan sistem pengisian konvensional.






                Siswa                                             Orang Tua                                   Guru Pembimbing


     (nama siswa/siswi)                             (nama orang tua)                          (nama guru pembimbing)

LAPORAN PRAKTEK MOTOR OTOMOTIF OVERHOUL INJEKTOR

AzrevDreams - Haloo guys ..... kali ini saya akan memebagikan laporan praktek teknik otomotif khususnya teknik kendaraan ringan, laporan ini dibuat agar siswa - siswi memhami teori yang sudah diajarkan oleh guru otomotif.

Langsung saja ini dia laporan praktek dengan judul "Overhaul Injekctor".




LAPORAN PRAKTEK M.O


Nama :
Kelas :
Tanggal :
Judul : Overhoul Injektor



I. Tujuan
  1. Dapat Mengenal nama-nama komponen injektor
  2. Siswa - siswi dapat melepas dan memasang injektor
  3. Dapat membongkar komponen - komponen injektor 
  4. Mengerti fungsi injektor dan macam - macam injektor
II. Alat dan Bahan
  1. Sebuah unit motor diesel/sebuah injektor
  2. Sebuah LKP (Lembar Kertas Pertanyaan)
  3. Papan kertas dan pulpen
  4. Sebuah peralatan kunci untuk melepas dan memasang injektor (sebuah toolbox)
III. Keselamatan Kerja
  1. Gunakan wearpack ketika praktek
  2. Jangan bercanda pada saat praktek
  3. Ikuti instruksi guru pada saat praktek
  4. Sebaiknya berdo'a sebelum praktek dimulai
IV. Dasar Teori

Injektor berfungsi untuk mengkabutkan bahan bakar ke dalam ruang, injektor memiliki 2 type yaitu :
  1. Type Threaded Injector(TTI)
  2. Type Flanged Injector(TFI)

A. Cara Kerja Injector


1. Sebelum penginjeksian

Bahan bakar yang bertekanan tinggi mengalir dari pompa injeksi melalui oil passage menuju oil pool pada bagian bawah nozzle body.



2. Penginjeksian bahan bakar

Apabila tekanan pada oil pool naik , ini akan menekan permukaan nozzle needle dan apabila tekanan ini melebihi tegangan pegas, maka nozzle needle terdorong keatas dan menyebabkan nozzle menyemprotkan bahan bakar.



3. Akhir Penginjeksian 

Apabila pompa injeksi berhenti mengalirkan bahan bakar, tekanan bahan bakar turun dan pressure spring mengembalikan nozzle needle ke posisi semula(menutup saluran bahan bakar)
sebagian bahan bakar yang tersisa antara nozzle needle dan nozzle body akan melumasi semua komponen dan kembali ke over flow pipe.


Adapun macam - macam injektor dengan sifat pengabutan dan karakteristik yang berbeda yaitu :
  1. Injektor berlubang satu (Single Hole) proses pengabutan sangat baik akan tetapi memerlukan tekanan injektor pump yang tinggi, sedangkan dengan Multi Hole pengabutan sangat baik. Injektor ini sangat tepat digunakan pada direct injection(Injeksi Langsung).
  2. Injeksi dengan model Pin, injeksi dengan lodel pin ini model trotle maupun model pintle lebih tepat diguanakan pda motor diesel dengan ruang bakar yang memiliki combustion chamber, kamara muka maupun kamar pusar(turbulen) dan tipe lanova.

B. Melepas dan Memasang Injector
  • Pelepasan injektor dari mesin diesel
  1. Bersihkan injektor - injector dari sekeliling kotoran yang menempel
  2. Semprot dengan udara
  3. Lepaskan sambungan pipa-pipa injeksi
  4. Lepaskan pipa pengembali
  5. Lepaskan injektor
  • Pembongkaran dan Penyetelan Injektor
*Bongkar sesuai urutan
  1. Baut pemegang
  2. Shim
  3. Pegas
  4. Batang Pendorong
  5. Pembatas jarum
  6. Jarum dan body nozzle
  7. Mur pemegang
*bersihkan semua komponen dengan solar periksa luncuran jarum, dengan memasukan jarum pada body'a.(jarum harus meluncur pelan-pelan dengan sendirinya).
*stel tekanan penyemprotan  dengan cara merubah tebal shim. Perbedaan tebal 0,04 mm
merubah tekanan penyemprotan = 4 bar
  • Perakitan Injektor
  1. Rakitlah injektor setelah semua komponen terendah dalam solar untuk mencegah karatan. Perhatikan kebersihan ..!! jangan sampai benang kaian atau kotoran berada di dalam injketor.
  2. Periksa kembali bentuk penyemprotan, tekanan penyemprotan dan kebocoran nozzle.
  • Pemasangn kembali injektor ke mesin
  1. Bersihkan lubang injektor pada motor, beri oli pada ulirnya, perhatikan arah pemasangan cincin.
  2. Kencangkan injektor.
  3. Bersihkan sambungan  pipa penyemprotat.
  4. Keringkan sambungan pipa penyemprot dengan angin.
# Gambar bentuk penyemprotan yang baik.


A,B,C = Bentuk semprotan yang tidak baik.
D = Bentuk semprotan yang baik.

#Kebutuhan untuk menyetel tekanan injeksi tekanan injektir yang tidak tepat akan mengganggu saat injeksi dan volume injeksi.



V. Kesimpulan

Injektor merupakan bagian terpenting karena dapat berakibat pada performa kendaraan juga, injektor haru bias menembus tekanan hampa yang ada di dalam ruang bakar,apabila injektor tidak dapat menembusnya maka bahan bakar yang di semprotkan akan sekedar menetes tidak berbentuk kabut, sehingga pembakaran pun tidak sempurna.


              Instruktur                                                                                          Penyusun 


        (nama Instruktur)                                                                            (nama siswa/siswi)


LAPORAN PRAKTER SISTEM PENDINGIN


AzreavDreams - Halo guys kali ini saya akan menulis artikel tentang laporan praktek sistem pendingin khususnya untuk praktek otomotif kendaraan ringan. Langsung saja guys ini dia laporannya.






                                            LAPORAAN PRAKTEK
                                                
Nama:Mufti nurul azmi              mapel:Motor otomotif              Judul:Praktek                       
                                                                                                                                  Sistem Pendingin
Kelas:XII.01                                     Waktu:
Tanggal:                                           Tempat:

        I.            Tujuan Praktek
              1.siswa dapat mengenal bagian”/komponen” sistem pendingin air
              2.siswa dpt mengukur tekanan radiator dan dpt mengetahui kebocora pd tutup
                 Radiator
              3.siswa dpt mengetahui/ memeriksa kerenggangan dari fan belt dg menggunakan
                 springg skill
      II.            Alat dan Bahan
              1.mistar/penggaris
              2.radiator pressure tester
              3.radiator cup pressure tester
              4.spring scale
              5.komponen” sistem pendingin air
    III.            Keselamatan Kerja
              1.siswa diwajibkan memakai wearpack
              2.saat praktek siswa tidak boleh bercanda
              3.untuk keselamatan siswa dan siswi tidak boleh berkuku panjang
              4.kerjakan pekerjaan dg mengikuti petunjuk yg telah diberikan
    IV.            Dasar Teori
              Secara umum sistem pendingin berfungsi mencegah terbakarnya lapisan pelumas pd dinding silinder,meningkatkan efisiensi/daya guna thermis,mereduksi tegangan” thermis pd bagian” silinder,torak,cincin torak,dan katup”.
Sistem pendingin pd kendaraan di bedakan menjadi 2 macam yaitu:
1.sistem pendingin air
2.sistem pendingin udara
Nah kali ini saya akan menjelaskan sistem pendingin air seperti tertera dlm tujuan praktek,sistem pendingin air konstruksinya lebih rumit dan mahal.Tetapi memiliki beberapa kelebihan yaitu:
·         Labih aman
·         Dapat meredam bunyi
·         Sebagai sumber panas utk pemanas udara didalam kendaraan
      V.            Pembahasan/Proses Kerja
               Komponen utama sistem pendingin air:
        1.Radiator
                            Befungsi mendinginkan air yg telah menyerap panas dari mesin dan   
                            Bersirkulasi,lalu panas yg di serap dibuang melalui sirip pendingin
                               Sirkulasi sistem pendingin pada mobil
        2.Tangki atas
                                   Berfungsi menampung air pada radiator
        3.inti radiator
                                  Berfungsi mengeluarkan panas dri air yg telah bersirkulasi mendinginkan
                                  Air
        4.tangki bawah
                                  Berfungsi menampung air yg telah didinginkan,serta mengalirkan kembali
                                  air yg sudah dingin.
     5.tutup radiator
                                  Berfungsi mempertahankan suhu dan tenperatur air pendingin agar
                                  konstan walaupun engin dlm keadaan panas atau dingin
     6.mantel pendingin
                                  Berfungsi sebagai penampung air pendingin ,melalui mantel tersebut,air
                                  dpt mengalir bebas kedalam rongga yg terdpt disekeliling silinder.
     7.pompa air
                                  Berfungsi utk menghisap dan mensirkulasikan air pendingin ,pompa air
                                  bekerja didasarkan atas gerakan mesin yg dihubungkan oleh tali
                                  kipas/puli shg air dpt bersirkulasi masuk kesaluran yg merupakan jalur
                                  pendingin
     8.thermostat
                                  Berfungsi mengatur/mempercepat temperatur kerja mesin dg cara
                                  membuka dan menutup valve secara otomatis.Dengan adanya                           
                                  thermostat sirkulasi air pendingin hanya pd saat mesin bersuhu rendah
                                  dan membuka saluran dri mesin ke radiator agar terjadi sirkulasi
v  Sirkulasi pd saat mesin masih dingin
Radiator-water pump-engine-by pass-kemudian kembali ke water pump
v  Sirkulasi pd saat mesin panas
Radiator-water pump-engine-thermostat-by pass(dri thermostat kembali ke radiator)
                      9.Kipas Pendingin
                                                  Berfungsi utk menambah pendinginan radiator penggeraknya dari van 
                                                  belt atau motor listrik
                                            Pemeriksaan sistem pendingin
1.pemeriksaan kebocoran air pendingin
Ø  Pasang tester (alat ukur tekana)pd lubang pengisian.
Ø  Berikan tekana pd sistem
Ø  Periksa tekana tidak turun,jika turun maka ada yg bocor.
    Hasil pemeriksaan:................................................................................
2.Tutup radiator
Ø  Bersihkan kotoran kerak ,antar klep tutup radiator dan dudukan klep
Ø  Pasang tutup radiator,gunakan tester dg memberikan tekanan
Ø  Diamkan terjadi tekanan,jika tekanannya menurun brarti ada gangguan
3.Pemeriksaan tali kipas
Ø  Pertama dg menggunakan mistar ukur tali kipas dan baca
Ø  Lalu tali kipas di tarik,dg mistar masih berada di posisinya ,dg menggnakan spring scale(tekanan yg diberrikan 10 kilo).
         Hasil pemeriksaan:...........................................................................................

v  Komponen utama sistem pendingin
1.tutp radiator                                    7.inti radiator
2.upper tank                                       8.kran penguras
3.in let                                                  9.water pump
4.out let                                              10.tali kipas
5.selang by pass                                11.thermostat
6.lower tank                                       12.kipas radiator
    VI.            Kesimpulan
               Setelah saya mengikuti praktek ,saya dpt mengerti ttg komponen-komponen sistem pendingin dan juga sirkulasi sistem pendingin ,saya juga dpt mengukur dan memeriksa kebocoran pd sistem pendingin.





Siswa                                                                                                                    Guru pembimbing
                                                              Orang tua/wali